Tandingi Jember Fashion Carnival, Warga Malang Gelar Pesona Gondanglegi

Dari segi publikasi, karnaval bertajuk Pesona Gondanglegi ini memang tak seheboh Jember Fashion Carnival (JFC). Selain karena event ini baru dilakukan beberapa tahun belakangan (sementara JFC sudah 16 kali diadakan), dari segi keikutsertaan peserta, karnaval ini sebagian besar berasal dari satu kecamatan. Yakni Kecamatan Gondanglegi. Pun demikian, dari segi kreatifitas maupun antusiasme penonton, Pesona Gondanglegi tidak kalah mentereng dengan JFC.
Garuda Wisnu

Dari dokumen peserta yang diterima gubraker.com, setidaknya ada 39 grup dengan total peserta 4000 lebih ikut ambil bagian dalam acara yang digagas oleh mantan camat Gondanglegi, Kamti Astuti itu. Beragam atraksi busana dan kesenian digelar. Tidak hanya menampilkan seni busana lokal saja, penonton juga disuguhi aneka macam busana unik dari berbagai daerah dan juga mancanegara. Bahkan beberapa grup karnaval terlihat menampilkan jenis busana yang ada dalam film film terkenal. Grup Anggi misalnya, menampilkan barisan dewa - dewa Mesir bertajuk The God of Egypt dengan diawaki 150 peserta. Sementara grup Nurcholish dari desa Penjalinan menampilkan kebudayaan Romawi dengan membawa 90 anggota. Selain pagelaran busana, karnaval dengan rute sepanjang 3,5 km ini juga dimeriahkan dengan parade mobil Jeep, pasukan berkuda, seni reog dan masih banyak lagi.

Jika pesertanya saja mencapai 4000 lebih, penontonnya tentu lebih banyak lagi. Pantauan gubraker.com di lapangan melaporkan, jalur sepanjang 3,5 km dari MAN Gondanglegi hingga depan Kantor BNI dipenuhi oleh massa. Tak heran jika momen ini dimanfaatkan oleh massa untuk selfi selfi ria. Sebagian orang bahkan terlihat nekat mendekati para peserta untuk sekedar foto bareng.
Daftar Peserta Karnaval

Melihat keunikan pakaian maupun aksesoris yang dipakai peserta karnaval, sudah tentu memakan biaya yang tidak sedikit. Muchlis Effendi, salahsatu peserta dengan pakaian ala garuda Wisnu misalnya, mengaku menghabiskan uang tak kurang dari 300 ribu. Ia mengerjakan itu selama hampir tiga bulan.

"Ini sudah paling irit. Ada yang sampai menghabiskan dana jutaan. Ini sudah ditawar orang 1,5 juta. Nggak saya kasih" ungkapnya kepada gubraker.com.

Antusiasme penonton
Pict : Malangkab.go.id

Pict : kompasiana.com
Pict : plus.google.com
Prajurit Majapahit