RAMAIKAN KOMPETISI, SENIOR GUBRAK TURUN GUNUNG

Gubraknews, 05/08
Prediksi bakal berlangsung sengitnya pesta demokrasi komunitas Gubrak Indonesia 2016 sepertinya bukan hanya isapan jempol. Jika pada kompetisi sebelumnya lebih banyak diwarnai wajah wajah baru, event kali ini menyajikan sesuatu yang berbeda. Yakni tampilnya muka muka lama.
Para sesepuh Gubrak sowan ke Gus Nuril

"Mereka ini anggota komunitas yang sudah lama bergabung. Boleh dibilang founding fatherlah. Ada mas Aang Arif Amrullah, Irwansyah Nuzar, Mochammad Sofyan, Luthfi Harits, Isti dan lain lain. Kami ucapkan selamat datang untuk anda semua" ungkap salahsatu anggota KPU Gubrak, Laila Fitri pada Gubraknews.

Kehadiran para senior ini tentu saja memberi efek tersendiri bagi penyelenggaraan kompetisi. Selain bakal menyajikan persaingan sengit dengan kontestan muka baru, juga membuka lagi rivalitas antar senior di masa lalu.

Isti misalnya, begitu lolos verifikasi calon langsung menggelar konferensi pers bersama tim suksesnya. Dalam pernyataan pers sore tadi, lajang asal Lamongan ini mengatakan bahwa tujuan keikutsertaannya bukan sekedar untuk menang.

"Kami hanya ingin mencegah bandit semacam Mochammad Sofyan memenangkan lomba. Cacat politiknya sudah terlalu banyak. Jangan sampai komunitas ini dikangkangi orang model dia. Bisa hancur semua" tandasnya berapi api.

Pendapat senada juga diungkapkan senior Gubrak asal Tangerang, Luthfi Harits. Rekan dekat Isti ini menyatakan bahwa kehadiran Sofyan dalam kompetisi tidak bisa ditolerir.

"KPU seharusnya nggak meloloskan dia. Tahu sendirilah gaya mainnya kayak gimana" ucapnya tanpa bersedia menjelaskan secara detail kasus apa yang membelit rivalnya itu.

Dihubungi secara terpisah di markasnya, Mochammad Sofyan menampik tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

"Ini ibarat maling teriak maling. Nggak usah macam macamlah. Mari kita berkompetisi secara fair. KPU juga jangan lembek gitu. Audit dana kampanye mereka. Biar sama sama tahu mana yang main bersih, mana yang nggak" kata pria asal Gresik ini setengah geram.

Bagaimana kelanjutannya,
Terus saksikan serunya Pemilu Raya 2016.