Calonkan Diri Dalam Pemilu Raya, Gubraker NTB Siap Patahkan Dominasi Jawa

GUBRAKNEWS, 04/08
Pemilu raya bertajuk 'Beauty and The Beast' yang digelar komunitas Gubrak Indonesia tinggal menghitung hari. Beberapa cabang sudah mengajukan calon terkuat mewakili daerahnya. Aroma persaingan mulai terasa hangat. Lihat saja statemen wakil Gubrak dari Nusa Tenggara Barat, Syamsul Hayde. Pria yang pernah ikut ambil bagian dalam event serupa di masa lalu ini sepertinya tak ingin mengulang kekalahan silam. Dengan didukung seluruh elemen Gubraker NTB ia berjanji untuk mematahkan rekor sejarah.
Syamsul Hayde, kandidat asal NTB

"Selama ini kandidat dari pulau Jawa selalu mendominasi permainan. Saya pikir ini perlu diakhiri. Dan kami siap melakukan semua upaya untuk itu. Berat, memang. Tapi bukan berarti tidak mungkin. Kita lihat saja nanti" ucapnya sesumbar.

Geliat Pemilu raya 2016 juga terdengar nyaring dari pulau Jawa bagian barat. Provinsi termuda di Jawa ini setidaknya mengirim duo maut asal Tangerang. Yakni Shobir Ijar dan Fahir Fauzi. Dari segi usia, kedua kandidat ini memang tergolong masih belia. Berusia sekitar 18 tahun. Akan tetapi dari segi pengalaman dalam kompetisi, mereka tidak bisa dianggap enteng. Apalagi kedua remaja ini sudah mendapatkan restu dari korlap Banten, Luthfi Harits.
Fahir Fauzi, 18 tahun, Tangerang
Shobir Ijar, Tangerang

"Untuk sementara kami mengirim keduanya. Tapi kalau ada kandidat lain, kita akan pertimbangkan. Mengenai peluang, saya pikir masih terlalu dini untuk dibicarakan. Target kami, lolos dulu di kualifikasi" kata pria yang berprofesi sebagai pengajar ini dalam konferensi pers pagi tadi.

Selain wakil dari dua provinsi diatas, sumber dari Komisi Pemilihan Umum Gubrak Indonesia juga mengkonfirmasikan bakal majunya beberapa kandidat dari segmen perempuan. Diantaranya dari Balikpapan, Icha Lintang. Kemudian Meysa Elyani dari Taiwan. Kontestan dari Riau, Atmi Shasha.
Icha Lintang, Balikpapan
Meisya Elyani, Taiwan
Atmi Shasha, Riau

Dan yang paling mengejutkan dalam event tahunan yang diselenggarakan di group Facebook Kongkow Bareng Gubraker ini adalah bakal tampilnya salahsatu biduan dangdut asal Bogor, Susilawati Hadiwijaya. Perempuan cantik yang sudah lama bergabung dalam komunitas ini menyatakan bahwa keikutsertaannya untuk meramaikan kompetisi.
Susilawati Hadiwijaya, Bogor

"Nggak mikir soal menang. Senang aja dengan keakraban di komunitas ini. Semoga terus eksis dan bermanfaat bagi semua" katanya merendah.

Di hubungi melalui telepon, pengamat politik yang juga komandan di komunitas Gubrak Indonesia, M Hafidz, menyatakan rasa terimakasihnya pada segenap elemen yang turut serta meramaikan pemilu raya. Di tanya soal siapa yang layak menjadi kampium di kontes 2016 ini, pria yang berdomisili di Kebagusan, Jakarta Selatan ini menjawab,

"Prediksi saya, kompetisi kali ini bakalan lebih sengit dari sebelumnya. Dibukanya kran pencalonan dari luar komunitas akan membuat situasi lebih gegap gempita. Beberapa daerah yang punya tradisi kuat belum memutuskan siapa yang bakal maju. Kita tunggu saja".