Gubraker se-Dunia Sambut Pemilu Raya Komunitas

Setelah melalui rapat alot selama tiga hari, DPP Gubrak Indonesia akhirnya memilih tujuh nama untuk di daulat sebagai petugas Komisi Pemilihan Umum Komunitas Gubrak Indonesia. Mereka yang terpilih sebagai anggota komisoner diantaranya adalah Mao Adhikara, Laila Fitri, Saviena Viena, Tiara Bayu, Mochammad Muchlis Effendi, Arul Hakin Mohamed dan Abuy Rafana. Ketujuh anggota komisioner ini selanjutnya diberi deadline hingga September 2016 untuk menggelar Pemilu Raya Komunitas. Sebuah event tahunan komunitas yang telah berjalan rutin sejak tahun 2010.

"Istilah Pemilu Raya ini sebenarnya baru muncul sekarang. Tadinya kita menggunakan istilah kontes foto atau lomba foto. Teknisnya, kandidat yang sudah diverifikasi panitia di sodorkan ke audien untuk dipilih. Kontestan yang mendapatkan suara terbanyak di akhir babak berhak atas hadiah yang disediakan panitia. Selanjutnya kandidat terpilih akan di daulat sebagai salahsatu admin di komunitas jika bersedia " Arul Hakin Mohamed, salah satu anggota komisioner menerangkan.

Sementara itu dari pantauan Gubraknews di lapangan, event Pemilu Raya yang akan digelar dalam waktu dekat ini mendapat sambutan antusias dari berbagai kalangan. Bukan saja dari internal Gubraker, akan tetapi respons positif juga datang dari kalangan eksternal komunitas. Isu bahwa KPU akan mengijinkan pihak luar untuk ikut ambil bagian dalam pemilu tahun ini dianggap sebagai poin tersendiri. Mengingat pada event sebelumnya syarat keikutsertaan kompetisi hanya dimiliki oleh mereka yang terdaftar sebagai anggota.

"Saya mempertimbangkan untuk ikut ambil bagian. Nggak ada target muluk - muluk. Sekedar meramaikan saja" kata Meisya Elyani, buruh Migran yang kini berdomisili di Taiwan yang selama ini selalu memantau komunitas.

Dari internal komunitas, beberapa nama juga mengisyaratkan untuk ikut ambil bagian. Diantaranya Sastro Manyul, Gubraker asal Solo. Kemudian ada Gubraker asal Cirebon, Mah Muda, yang juga pernah merasakan panasnya atmosfir persaingan. Lalu Eneng Chici Suarsih, Gubraker asal Purwakarta yang sudah berkali - kali ikut kompetisi namun gagal. Dan banyak lagi Gubraker dari berbagai daerah yang bersiap untuk meramaikan kompetisi.

Jika kita menilik sejarah kompetisi (Pemilu Raya Komunitas) yang setiap tahun diselenggarakan, iklim pembelajaran demokrasinya layak diacungi jempol. Sekeras apapun persaingan, sebesar apapun isu yang dihembuskan untuk menjatuhkan lawan, tidak membuat sampai mengoyak soliditas organisasi.

"Yang terjadi justru sebaliknya. Saya melihat kompetisi ini justru menyatukan Gubraker. Yang biasanya jarang muncul di forum, pada nongol. Ketemu satu dengan yang lain. Saling sindir, saling ejek, bertukar canda. Bagi saya pribadi yang sudah jarang kumpul di forum, ini menjadi semacam reuni belaka. Ketemu lagi dengan teman - teman. Nggak masalah mau dukung siapa. He he he" ujar Luthfi Harits, salahsatu Gubraker angkatan pertama.

Buat anda yang ingin ambil bagian dalam Pemilu Raya, silahkan gabung di Kongkow Bareng Gubraker.

Untuk informasi pendaftaran, hubungi :

 Mao Adhikara : 0856 4988 8979
Arul Hakin : 0813 3661 3015
Laila Fitri : +852 9442 9200
Saviena Viena : +852 6593 2144

Sukseskan Pemilu Raya Gubrak Indonesia !!!!