RAYAKAN HARKAT GUBRAK KE 5, GUBRAKER DONOR DARAH DAN DIRIKAN POSKO

Jakarta,30/09/2015. Tidak seperti hari lahir komunitas Gubrak Indonesia yang sering diperingati setiap tanggal 20 Maret, Harkat Gubrak atau Hari Kebulatan Tekad Gubrak yang jatuh pada tanggal 20 September relatif sepi dari acara seremonial. Padahal jika ditilik dari esensinya, momen 20 September 2010 silam sangatlah penting untuk diketahui khalayak, terutama gubraker. Menurut keterangan salahsatu tokoh senior komunitas, Andy Sastro (Riau), peristiwa 20 September itu merupakan ruh yang senantiasa mengiringi perjalanan komunitas ke depan. 

“Ada lima poin penting dalam deklarasi Kebulatan Tekad saat itu. Itu merupakan komitmen Gubraker untuk bangsa. Diantaranya, tetap setia pada NKRI, Pancasila dan UUD 45. Menjunjung tinggi keanekaragaman sebagai sumber kekayaan bangsa. Lalu, menolak setiap upaya diskriminasi, penindasan dan arogansi atas suku, agama, ras dan golongan dengan dalih apapun. Poin keempat ialah, siap membela tanah air dari upaya makar dan atau penjajahan oleh kelompok maupun negara manapun. Dan yang terakhir adalah siap untuk tidak populer demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa” ujar pria yang sehari-hari berprofesi sebagai guru agama tersebut.

Dengan alasan mengingatkan kembali komitmen yang telah dirintis Gubraker generasi awal inilah akhirnya Gubrak cabang Hongkong berinisiatif mengadakan kegiatan donor darah. Berlokasi di markas Palang Merah Hongkong yang berada di kawasan Causeway Bay, gubraker antusias menyambut aksi ini. Dari laporan responden gubraker.com di lokasi, ada sekitar dua puluh peserta yang terlibat. Kebanyakan mereka adalah buruh migran asal Indonesia yang bekerja di sana. Selain melakukan aksi donor darah, anggota Gubrak yang rata-rata perempuan ini juga mengumpulkan donasi. Nantinya dana yang sudah terkumpul akan disumbangkan ke salahsatu yayasan yatim piatu di Indonesia.

“Kalau aksi donornya, ini yang ketiga kalinya kita lakukan. Hanya saja sekarang momennya lebih spesial. Bertepatan dengan Hari Kebulatan Tekad (Harkat) Gubrak. Soal donasi ?. Nggak banyak sih. Tapi semoga bermanfaat” kata panitia aksi, Asty Tiara Bayu diplomatis.

Selain aksi sosial ala gubraker HK, pemandangan menarik juga terlihat di sela-sela kegiatan. Yakni hadirnya beberapa anggota baru komunitas. Meski belum sepenuhnya mengenal komunitas, mereka merasa respek dengan adanya komunitas Gubrak Indonesia di Hongkong. Berikut penuturan Ida, Gubraker baru asal Purwokerto Jawa Tengah,

“Menurutku, ini komunitas yang bener-bener gila. Dari namanya saja udah gila. Gubrak. Isinya juga orang-orang yang menurutku gile abis. Seru, tapi positif. Buat yang belum gabung, ayo gabung. Jangan sampai ketinggalan kereta. He he he”.

Jika Gubraker Hongkong mengadakan kegiatan donor darah, lain lagi Gubraker di Pasarminggu, Jaksel. Peringatan lima tahun Harkat Gubrak kali ini ditandai dengan pendirian posko atau lebih tepatnya tempat nongkrong Gubraker. Bertempat di gubuk sederhana milik Ade Wahyudin di bilangan Kebagusan, denyut nadi komunitas terus berdenyut.

“Hampir tiap malam kita ngumpul. Sekedar ngopi atau ngobrol doang. Pembahasannya bisa apa saja. Sosial, agama, politik atau soal kehidupan sehari-hari. Teman-teman kalau mau gabung, monggo. Nggak mesti Gubraker. Di sini bebas aja” Ahmad Akbar (32 tahun), Gubraker kelahiran Jakarta ini menuturkan.

Berikut daftar peserta aksi donor darah Gubrak Indonesia cabang HK :

1. Ida
2. Rheviena
3. Mamiek
4. Asty
5. Lala
6. Jutex
7. Intan
8. Tunik
9. Surya
10. Purie
11. Alika
12. Metty
13. Soleha
14. Haryati
15. Paryati
16. Jonte
17. Sri Hartuti
18. Pujiati
19. Paryati
20. Aton Partonah


Foto - foto kegiatan

Narsis dulu sebelum aksi
Ngrumpi dulu di loby, jeng...
 
Isi formulir pendaftaran
Pasien donor
"Bisa nggak sih, nancepin jarumnya pura pura, bu ?"
Abis kesedot, saatnya isi energi


Posko Gubrak Kebagusan
Gayanya kayak orang penting aja

Nungguin donatur gorengan