31 Kontestan Pastikan Ikuti Babak Lanjutan Pemilu Raya

Setelah melewati babak kualifikasi yang berlangsung selama empat hari dan ditutup pada tanggal 13 Agustus 2016, 31 kontestan akhirnya memastikan diri lolos dan berhak mengikuti tahapan lanjutan. Menurut aturan, sebenarnya ada jatah 32 kursi untuk peserta yang lolos kualifikasi akan tetapi sau calon terpaksa didiskualifikasi dari lomba. 

"Iya, ada satu nama yang kita coret. Dia mengundurkan diri dengan alasan yang tidak bisa kami ungkapkan" salahsatu komisioner KPU, Tiara Bayu menjawab pertanyaan Gubraknews.

Dari pantauan Gubraknews di lapangan, pertandingan yang berlangsung selama empat hari itu memang berlangsung cukup sengit. Saling sikut dan saling serang antar kandidat mewarnai jalannya pertandingan. Di kubu wanita, Yukary Dhiiana Haruka berhasil mencapai posisi puncak dengan angka cukup meyakinkan, yakni 183 poin. Jauh diatas pesaing terdekatnya Cindy Kirana Majjid yang hanya mampu membukukan 136 angka. Prestasi gemilang Yukary ini seolah menjadi alarm bagi kontestan lain terutama yang sudah lama malang melintang di event serupa. 

"Terus terang saya cukup terkejut dengan kemampuan Yukary di babak kualifikasi. Dia pemain baru di event ini. Berangkat dari posisi 12 di hari pertama dan kedua, lalu dengan sangat impresif menduduki posisi puncak di hari ke tiga dan ke empat. Ini sekaligus mematahkan dominasi kandidat asal HK yang selama dua periode belakangan tampil mendominasi".

Kejutan juga terjadi di kubu pria. Meski posisi puncak di duduki pemain lama, Aryo Bogeloe, dengan raihan 60 angka, akan tetapi itu tidak cukup membuatnya superior. Setidaknya ada dua muka baru yang tampaknya bakal menjadi rintangan terberatnya. Penampilan dua debutan baru Yahya Wijaya (Jember) dan Ghazali (Brebes) sejauh ini cukup menjanjikan.

Sementara itu, keikutsertaan para senior komunitas dalam perlombaan kali ini sepertinya belum mampu mewarnai perlombaan. Dari sekian anggota senior komunitas yang turut ambil bagian, hanya dua nama yang sanggup lolos di babak 32 besar. Aang Arif Amrullah dan Luthfi Harits. Keduanya menduduki posisi 9 dan 12. 

"Meski kurang mengesankan, tapi saya pribadi tetap optimis. Perjalanan masih jauh. Sekarang yang terpenting adalah lolos di babak 16 besar. Setelah itu baru kita berfikir tentang peluang" Aang Arif Amrullah menjawab diplomatis.

Berikut daftar 32 kandidat yang lolos,

A. Pria
1. Aryo Bogeloe
2. Yahya Wijaya
3. Ghazali
4. Soe Kamto
5. Suhendra Hendra
6. Nanto Tok
7. Syamsul Hayde
8. Silham Robith Syah
9. Aang Arif Amrullah
10. Gus Aconk
11. Andi Budiman
12. Luthfi Harits
13. Fahir Fauzi
14. Vidyanto Zubriant
15. Kang Adhie Assinda
16. Ali Gakgondrongmeneh

B. Wanita
1. Yukay Dhiiana Haruka
2. Cindy Kirana Majjid
3. Ersa Wahyu Verdiana Putri
4. Sri Cahyani
5. Ibuk E Fariz
6. Atmi Shashaa
7. Nhix Kinoy
8. Dewi Cahyono
9. Vina Andriana
10. Tina Wae (diskualifikasi)
11. Icha Lintang
12. Rondo Kempling
13. Meisya Elyani
14. Riway Yatiningsih
15. Syaharbanu Eka Dwiyanti
16. Susilawati Hadiwijaya




KPU Tetapkan 40 Nama Kontestan Pemilu Raya 2016

Gubraknews, 09/08
Setelah melalui babak verifikasi calon, akhirnya Komisi Pemilihan Umum Gubrak Indonesia memutuskan 40 nama kontestan. Terdiri dari 20 peserta pria dan 20 wanita. Rencananya para kontestan itu akan mengikuti tahapan - tahapan lomba yang akan digelar mulai nanti malam pukul 00.00 WIB. Dari sekian banyak peserta, terdapat banyak sekali muka muka baru yang memang belum pernah sama sekali mengikuti lomba.

"Selain banyaknya wajah - wajah baru, dari domisili peserta juga makin beragam. Tidak lagi terkonsentrasi di pulau Jawa saja. Ada yang dari Papua, Maluku, Kalimantan dan banyak lagi. Untuk kontestan luar negeri, sekarang ada juga wakil dari Taiwan, Singapura, Malaysia dan tentu saja Hongkong" Mao Adhikara, ketua KPU menerangkan.

Berikut daftar nama peserta Pemilu Raya Gubrak Indonesia :

A. Kontestan Pria

1. Shobir Ijar, Tangerang Banten
2. Fahir Fauzi, Tangerang Banten
3. Syamsul Hayde, Nusa Tenggara Barat
4. Ghazali, Brebes Jawa Tengah
5. Gus Aconk, Blitar Jawa Timur
6. Sabar Al Ghaniy, Indramayu Jawa Barat
7. Ali Gakgondrongmeneh, Makassar Sulawesi Selatan
8. Mochammad Sofyan, Gresik Jawa Timur
9. Irwansyah Nuzar, Tangerang Banten
10. Aang Arif Amrullah, Depok Jawa Barat
11. Soe Kamto, Malang Jawa Timur
12. Luthfi Harits, Tangerang Banten
13. Kang Adhie Assinda, Lubuklinggau Sumatera Selatan
14. Nanto Tok, Malaysia
15. Aryo Bogeloe, Klaten Jawa Tengah
16. Suhendra Hendra, Indramayu Jawa Barat
17. Silham Robith Syah, Malang Jawa Timur
18. Andi Budiman, Pekanbaru Riau
19. Vidyanto Zubriant, Bojonegoro Jawa Timur
20. Yahya Wijaya, Jember Jawa Timur

B. Kontestan Wanita

1. Ersa Wahyu Verdiana Putri, Blitar Jawa Timur
2. Susilawati Hadiwijaya, Bogor Jawa Barat
3. Atmi Shashaa, Bangkinang Riau
4. Meisya Elyani, Taiwan
5. Rondo Kempling, Singapura
6. Zyulia Sim, Singapura
7. Rahayu Rahayu Dyah, Hongkong
8. Nhix Kinoy, Merauke Papua
9. Dewi Cahyono, Tulungagung Jawa Timur
10. Vina Andriana, Bali
11. Enhy Yen Maniezz, Ambon Maluku
12. Riway Yatiningsih, Hongkong
13. Sri Cahyani, Lampung
14. Yukary Dhiiana Haruka, Kediri Jawa Timur
15. Isti, Lamongan Jawa Timur
16. Cindy Kirana Majjid, Hongkong
17. Icha Lintang, Balikpapan Kalimantan Timur
18. Ibuk E Fariz, Hongkong
19. Syaharbanu Eka Dwiyanti, Hongkong
20. Tina Wae, Hongkong

Agenda Lomba

JADWAL LOMBA 

A. 10 - 13 Agustus 2016   : Kualifikasi (memilih 32 kontestan dari seluruh kandidat terdaftar) 
B. 14 - 15 Agustus 2016   : Libur
C. 16 - 18 Agustus 2016   : Babak 32 besar
D. 19 - 20 Agustus 2016   : Libur
E. 21 - 23 Agustus 2016   : Babak 16 besar
F. 24 - 29 Agustus 2016   : Libur
G. 30 Agustus - 3 September 2016 : Babak Semifinal (4 pasang calon terpilih)
H. 4 - 6 September 2016  : Libur
I.  7 - 9 September 2016   : Grand Final
J. 10 September 2016       : Pengumuman dari KPU


Menurut keterangan Humas KPU, Arul Hakin Mohamed, perlombaan yang nantinya bakal di gelar di group Facebook 'Kongkow Bareng Gubraker' ini memperebutkan hadiah senilai satu juta rupiah dan juga sertifikat.

RAMAIKAN KOMPETISI, SENIOR GUBRAK TURUN GUNUNG

Gubraknews, 05/08
Prediksi bakal berlangsung sengitnya pesta demokrasi komunitas Gubrak Indonesia 2016 sepertinya bukan hanya isapan jempol. Jika pada kompetisi sebelumnya lebih banyak diwarnai wajah wajah baru, event kali ini menyajikan sesuatu yang berbeda. Yakni tampilnya muka muka lama.
Para sesepuh Gubrak sowan ke Gus Nuril

"Mereka ini anggota komunitas yang sudah lama bergabung. Boleh dibilang founding fatherlah. Ada mas Aang Arif Amrullah, Irwansyah Nuzar, Mochammad Sofyan, Luthfi Harits, Isti dan lain lain. Kami ucapkan selamat datang untuk anda semua" ungkap salahsatu anggota KPU Gubrak, Laila Fitri pada Gubraknews.

Kehadiran para senior ini tentu saja memberi efek tersendiri bagi penyelenggaraan kompetisi. Selain bakal menyajikan persaingan sengit dengan kontestan muka baru, juga membuka lagi rivalitas antar senior di masa lalu.

Isti misalnya, begitu lolos verifikasi calon langsung menggelar konferensi pers bersama tim suksesnya. Dalam pernyataan pers sore tadi, lajang asal Lamongan ini mengatakan bahwa tujuan keikutsertaannya bukan sekedar untuk menang.

"Kami hanya ingin mencegah bandit semacam Mochammad Sofyan memenangkan lomba. Cacat politiknya sudah terlalu banyak. Jangan sampai komunitas ini dikangkangi orang model dia. Bisa hancur semua" tandasnya berapi api.

Pendapat senada juga diungkapkan senior Gubrak asal Tangerang, Luthfi Harits. Rekan dekat Isti ini menyatakan bahwa kehadiran Sofyan dalam kompetisi tidak bisa ditolerir.

"KPU seharusnya nggak meloloskan dia. Tahu sendirilah gaya mainnya kayak gimana" ucapnya tanpa bersedia menjelaskan secara detail kasus apa yang membelit rivalnya itu.

Dihubungi secara terpisah di markasnya, Mochammad Sofyan menampik tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

"Ini ibarat maling teriak maling. Nggak usah macam macamlah. Mari kita berkompetisi secara fair. KPU juga jangan lembek gitu. Audit dana kampanye mereka. Biar sama sama tahu mana yang main bersih, mana yang nggak" kata pria asal Gresik ini setengah geram.

Bagaimana kelanjutannya,
Terus saksikan serunya Pemilu Raya 2016.

Calonkan Diri Dalam Pemilu Raya, Gubraker NTB Siap Patahkan Dominasi Jawa

GUBRAKNEWS, 04/08
Pemilu raya bertajuk 'Beauty and The Beast' yang digelar komunitas Gubrak Indonesia tinggal menghitung hari. Beberapa cabang sudah mengajukan calon terkuat mewakili daerahnya. Aroma persaingan mulai terasa hangat. Lihat saja statemen wakil Gubrak dari Nusa Tenggara Barat, Syamsul Hayde. Pria yang pernah ikut ambil bagian dalam event serupa di masa lalu ini sepertinya tak ingin mengulang kekalahan silam. Dengan didukung seluruh elemen Gubraker NTB ia berjanji untuk mematahkan rekor sejarah.
Syamsul Hayde, kandidat asal NTB

"Selama ini kandidat dari pulau Jawa selalu mendominasi permainan. Saya pikir ini perlu diakhiri. Dan kami siap melakukan semua upaya untuk itu. Berat, memang. Tapi bukan berarti tidak mungkin. Kita lihat saja nanti" ucapnya sesumbar.

Geliat Pemilu raya 2016 juga terdengar nyaring dari pulau Jawa bagian barat. Provinsi termuda di Jawa ini setidaknya mengirim duo maut asal Tangerang. Yakni Shobir Ijar dan Fahir Fauzi. Dari segi usia, kedua kandidat ini memang tergolong masih belia. Berusia sekitar 18 tahun. Akan tetapi dari segi pengalaman dalam kompetisi, mereka tidak bisa dianggap enteng. Apalagi kedua remaja ini sudah mendapatkan restu dari korlap Banten, Luthfi Harits.
Fahir Fauzi, 18 tahun, Tangerang
Shobir Ijar, Tangerang

"Untuk sementara kami mengirim keduanya. Tapi kalau ada kandidat lain, kita akan pertimbangkan. Mengenai peluang, saya pikir masih terlalu dini untuk dibicarakan. Target kami, lolos dulu di kualifikasi" kata pria yang berprofesi sebagai pengajar ini dalam konferensi pers pagi tadi.

Selain wakil dari dua provinsi diatas, sumber dari Komisi Pemilihan Umum Gubrak Indonesia juga mengkonfirmasikan bakal majunya beberapa kandidat dari segmen perempuan. Diantaranya dari Balikpapan, Icha Lintang. Kemudian Meysa Elyani dari Taiwan. Kontestan dari Riau, Atmi Shasha.
Icha Lintang, Balikpapan
Meisya Elyani, Taiwan
Atmi Shasha, Riau

Dan yang paling mengejutkan dalam event tahunan yang diselenggarakan di group Facebook Kongkow Bareng Gubraker ini adalah bakal tampilnya salahsatu biduan dangdut asal Bogor, Susilawati Hadiwijaya. Perempuan cantik yang sudah lama bergabung dalam komunitas ini menyatakan bahwa keikutsertaannya untuk meramaikan kompetisi.
Susilawati Hadiwijaya, Bogor

"Nggak mikir soal menang. Senang aja dengan keakraban di komunitas ini. Semoga terus eksis dan bermanfaat bagi semua" katanya merendah.

Di hubungi melalui telepon, pengamat politik yang juga komandan di komunitas Gubrak Indonesia, M Hafidz, menyatakan rasa terimakasihnya pada segenap elemen yang turut serta meramaikan pemilu raya. Di tanya soal siapa yang layak menjadi kampium di kontes 2016 ini, pria yang berdomisili di Kebagusan, Jakarta Selatan ini menjawab,

"Prediksi saya, kompetisi kali ini bakalan lebih sengit dari sebelumnya. Dibukanya kran pencalonan dari luar komunitas akan membuat situasi lebih gegap gempita. Beberapa daerah yang punya tradisi kuat belum memutuskan siapa yang bakal maju. Kita tunggu saja".